Ottawa, Capital City of Canada

Ottawa is the capital of Canada, the second largest city in the Province of Ontario, and the fourth largest city in the country. Located in the Ottawa Valley, the city lies in the eastern portion of Southern Ontario on the Ottawa River, a major waterway forming the local boundary between the provinces of Ontario and Quebec.

Ottawa is connected by several bridges to its Quebec neighbour on the shores of the Ottawa River — the city of Gatineau. The two cities and surrounding area are designated the National Capital Region (NCR). Though governed by separate municipal governments, the federal lands within the region are administered by the National Capital Commission (NCC), a federal crown corporation charged with the responsibility of planning and managing the federal government’s interests in the NCR.

In 2006, the city of Ottawa had a population of 812,129, making it the fourth-largest municipality in the country and second-largest in Ontario. The Ottawa-Gatineau metropolitan area had a 2006 population of 1,130,761, making it the fourth-largest census metropolitan area (CMA) in Canada. TheNational Capital Region which encompasses Ottawa, Gatineau and surrounding suburbs and towns has an estimated population of 1,451,415. In 2009 Ottawa-Gatineau’s population was estimated at 1,220,674, making it the fifth-largest CMA in Canada. In 2010, Ottawa had the 2nd highest quality of living of any city in the Americas, and 14th highest in the world according to the “Mercer Human Resource Consulting Quality of Living Survey”. It was also considered the 3rd cleanest city in the world by Mercers 2010 eco-city ranking.

On December 31, 1857, Queen Victoria was asked to choose a common capital for the Province of Canada (modern day Ontario and Quebec) and chose Ottawa. While Ottawa is now a major metropolis and Canada’s fourth largest city, at the time it was a sometimes unruly logging town in the hinterland, far away from the colony’s main cities, Quebec City and Montreal in Canada East, and Kingston and Toronto in Canada West.

The Queen’s advisers suggested she pick Ottawa for several important reasons: 1) it was the only settlement of any significant size located right on the border of Canada East and Canada West (today Quebec and Ontario), making it a compromise between the two colonies and their French and English populations; 2) the War of 1812 had shown how vulnerable major Canadian cities were to American attack, since they were all located very close to the border, while Ottawa was then surrounded by dense forest far from the border; and 3) the government owned a large parcel of land on a spectacular spot overlooking the Ottawa River.

Map of Ottawa showing urban area, highways, waterways, and historic townships

View in winter of the Centre Block from Gatineau, Quebec.

Sparks Street in downtown Ottawa, 1954

1920 aerial view of the Parliament buildings (without the Peace Tower), and oldUnion station in the background

The Centre Block, on Parliament Hill.

National War Memorial

In view: St. John the Baptist Ukrainian Catholic National Shrine, the Rideau Canal, the Rideau River, Colonel By Drive, Carleton University, Downtown Ottawa and the Gatineau Hills

More

Advertisements

Air Terjun Niagara

Niagara adalah air terjun besar di sungai Niagara yang berada di garis perbatasan internasional antara negara bagian Amerika Serikat New Yorkdengan provinsi Kanada Ontario. Air terjun ini berjarak sekitar 17 mil (27 km) sebelah utara barat laut dari Buffalo, New York dan 75 mil (120 km) tenggara Toronto, Ontario.

Niagara adalah nama kelompok dari tiga air terjun. Ketiga air terjun tersebut adalah air terjun Horseshoe (kadang-kadang disebut sebagai air terjun Kanada), air terjun Amerika, dan yang lebih kecil yakni air terjun Bridal Veil yang dipisahkan oleh sebuah pulau bernama Luna Island dari air terjun utama.

Meski tidak terlalu tinggi, Niagara merupakan air terjun yang sangat lebar dan terpopuler di dunia. Lebih dari 6 juta kaki kubik (168.000 m3) air per menit dijatuhkan dan ini merupakan air terjun yang paling kuat di Amerika Utara.

Niagara juga terkenal akan pelangi indahnya yang melintang di tengah derasnya air terjun. Keindahan alam yang terdapat di sekeliling Niagara membuat jutaan orang dari setiap belahan dunia mengunjunginya setiap hari. Apalagi kalau bukan untuk melihat air terjun yang paling populer ini. Sehingga, devisa pun banyak mengalir bagi kedua negara ini.


Queen’s University

Queen’s University, generally referred to simply as Queen’s, is a coeducational, non-sectarian, research intensive, public university located in Kingston,Ontario, Canada. In national and international rankings, Queen’s has consistently maintained its status as one of the top universities in Canada.

Queen’s University was modelled on the democratic mores of the older Scottish universities. Queen’s was founded on October 16, 1841, when its first principal, Thomas Liddell, arrived in Kingston from Scotland carrying the Royal Charter of Queen Victoria, which established Queen’s College as an educational institution. Originally affiliated with the Presbyterian Church of Canada, in connection with the Church of Scotland (see the Presbyterian Church in Canada as it was called after 1875), it was established to instruct youth in various branches of sciences and literature.

Queen’s University from the air 1919

Ontari Hall

Douglas Library at Dusk

Stauffer Library

The back of Douglas Library

The Campus Bookstore

Queen’s International Study Centre, Herstmonceux Castle

Boterell Hall and the arboretum

Theological Hall

Grant Hall Clock Tower

Grant Hall

Flag of Queen’s University

CESI Membantu

Bagaimana dengan kita, warga negara Indonesia untuk bisa melanjutkan kuliah di Kanada?
CESI kepanjangan dari Canada Education Services International bisa mmebantu kita. CESI membangun hubungan dengan Indonesia untuk merekrut pelajar yang ingin melanjutkan kuliahnya di Kanada.

CESI adalah pusat dari perencanaan pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan kuliahnya di Kanada, mulai dari akademik, universitas, penempatan di universitas dan bantuan regristasi, CESI akan membantu. Setelah pelajar mendaftar, CESI akan menseleksi mereka. Mewawancarai dan Melakukan Tes. Semua di lakukan untuk memperhitungkan keadaan dan kehidupan sang pelajar nanti dan mengukur kemampuan ilmu pengetahuan mereka. Setelah itu CESI juga mengarahkan pelajar tentang kebudayaan dan masalah-masalah penting yang ada di Kanada. CESI juga melakukan semacam workshop tentang pendidikan, peluang kerja dan cara hidup di Kanada.

Bagi pelajar yang masih ragu-ragu tentang melanjutkan pendidikannya di Kanada, disini tersedia semancam Summer Camping, Winter Camping dan lain-lain untuk merasakan sedikit bagaimana hidup yang dijalani orang – orang kanada dan untuk membulatkan tekat pelajar untuk melanjutkan pendidikannya disini.

Karena mengetahui hidup di negara orang lain sangat berat, CESI bekerja sama dengan CEO Kanada untuk membantu pelajar – pelajar mempelajari sistem, peraturan dan kebudayaan yang berlaku di Kanada. Ini juga bertujuan untuk memajukan karir mereka nanti.

So guys, Mau kuliah di Kanada? Mau bekerja di Kanada? Bisa mencoba gunakan jasa CESI 🙂

untuk informasi lebih lanjut: CESI

Lake Lousie, Alberta

Lake lousie adalah pedesaan kecil yang indah yang berada di Alberta, Kanada di dalam Banff National Park. Dinamakan Lake Lousie karena pedesaan ini dekat dengan Danau Lousie. Lake Louise juga merupakan tempat terpopuler di kalangan wisatawan yang berkunjung ke Kanada. Danau Louise mempunyai air yang bening dengan latar pemandangan yang indah yaitu berupa bukit-bukit membuat wisatawan merasa nyaman dan damai. Ditambah lagi dengan Hotel untuk tempat tinggal yang mewah dan arena ski yang menyasikan. Tidak hanya itu di sini juga terdapat Banff Upper Hot Springs. Tempat ini adalah tempat yang paling sempurna untuk bersantai dan menikmati pemandangan gunung an bukit yang luar biasa.

Montreal

Montreal merupakan kota terbesar kedua yang ada di kanada. Montreal juga merupakan tempat favorite untuk para wisatawan. Di Montreal terdapat restoran – restoran dengan koki terbaik, Butik – butik yang mewah, Gedung tua yang bersejarah dan Gedung pencakar langit modern.

Palajar Asing Mendapat Ijin Kerja.

Untuk menambah mahasiswa internasional, Kanada baru – baru ini membuat sebuah terobosan baru untuk menarikperhatian mereka. Yaitu bahwa mahasiswa internasional akan dapat memperoleh ijin kerja terbuka melalui program Post-Graduation Work Permit, tanpa adanya pembatasan jenis pekerjaan maupun keharusan memiliki tawaran pekerjaan. Selain itu, jangka waktu ijin kerja juga diperpanjang menjadi hingga tiga tahun di lokasi manapun di Kanada. Sebelumnya program ini hanya membolehkan mahasiswa internasional untuk bekerja antara satu hingga dua tahun, tergantung lokasi yang dipilih.

“Pemerintah Kanada ingin lebih banyak calon mahasiswa dari luar negeri memilih belajar di Kanada dan kami ingin membantu mereka berhasil,” kata Menteri Imigrasi dan Kewarganegaraan Kanada Diane Finley. “Ijin kerja yang terbuka dan lebih lama memberikan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk memperoleh pengalaman kerja dan pengembangan keahlian di Kanada. Pada gilirannya, hal ini akan menjadikan Kanada sebagai tujuan belajar favorit, dan membuat mahasiswa internasional yang sudah berada di Kanada tinggal lebih lama.”

Fleksibilitas yang lebih tinggi yang ditawarkan dari perluasan program ini akan menguntungkan para sarjana dan juga para penyedia lapangan kerja di Kanada. Pada satu sisi para mahasiswa internasional ini memperoleh pengalaman kerja yang penting setelah kelulusan mereka, dan pada sisi lainnya mereka juga memenuhi permintaan pasar tenaga kerja di Kanada. Kanada juga akan memperoleh keuntungan jangka panjang karena pengalaman kerja yang diperoleh akan dapat membantu para sarjana ini memenuhi persyaratan untuk menetap di Kanada.

Previous Older Entries